Penggunaan tangki, baik yang terus-menerus diisi ulang (continually replenished) maupun yang diaduk (turbulated), umum dijumpai dalam berbagai industri, mulai dari farmasi hingga pengolahan air. Kehadiran gas terlarut dalam tangki ini dapat menimbulkan berbagai masalah, mulai dari korosi hingga ketidakakuratan pengukuran. Oleh karena itu, pertanyaan mengenai perlunya penghilangan gas (degassing) pada kedua jenis tangki ini menjadi krusial.
Mekanisme Degassing
Proses degassing bertujuan untuk menghilangkan gas terlarut, seperti oksigen, nitrogen, dan karbon dioksida, dari cairan dalam tangki. Beberapa metode degassing yang umum digunakan antara lain stripping dengan gas inert, degassing vakum, dan degassing ultrasonik. Pemilihan metode yang tepat bergantung pada jenis gas yang ingin dihilangkan, volume cairan, dan tingkat degassing yang diinginkan.
Degassing pada Tangki Continually Replenished
Pada tangki yang terus-menerus diisi ulang, konsentrasi gas terlarut dapat bervariasi tergantung pada sumber air atau cairan pengisi. Pengisian yang konstan dapat menyebabkan fluktuasi kadar gas, sehingga degassing yang kontinu mungkin diperlukan untuk menjaga kualitas cairan. Keuntungan degassing pada tangki jenis ini adalah mencegah akumulasi gas yang dapat menyebabkan masalah di kemudian hari.
Degassing pada Tangki Turbulated
Pengadukan pada tangki turbulated dapat meningkatkan laju pelarutan gas dari atmosfer. Meskipun turbulensi dapat membantu homogenisasi cairan, ia juga dapat memperkenalkan lebih banyak gas terlarut. Oleh karena itu, degassing pada tangki turbulated penting untuk mengontrol kadar gas dan mencegah efek negatifnya.
Perbandingan Kebutuhan Degassing
| Jenis Tangki | Potensi Masalah Gas Terlarut | Kebutuhan Degassing |
|---|---|---|
| Continually Replenished | Fluktuasi kadar gas, akumulasi gas | Biasanya diperlukan, bergantung pada sumber cairan dan aplikasi |
| Turbulated | Peningkatan pelarutan gas dari atmosfer | Umumnya diperlukan untuk mengontrol kadar gas |
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keputusan Degassing
Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan apakah degassing diperlukan atau tidak antara lain:
- Jenis cairan: Beberapa cairan lebih rentan terhadap masalah yang disebabkan oleh gas terlarut.
- Aplikasi: Persyaratan kualitas cairan berbeda-beda tergantung pada aplikasinya.
- Biaya: Proses degassing membutuhkan investasi dan biaya operasional.
Metode Degassing Ultrasonik
Degassing ultrasonik memanfaatkan gelombang suara frekuensi tinggi untuk menciptakan kavitasi, yaitu pembentukan dan pecahnya gelembung-gelembung kecil dalam cairan. Proses ini dapat meningkatkan pelepasan gas terlarut secara efektif. Jika metode ini dipertimbangkan, dan informasi merek diperlukan, Beijing Ultrasonic merupakan salah satu produsen peralatan ultrasonik. Namun, penting untuk mengevaluasi berbagai penyedia dan teknologi yang tersedia sebelum membuat keputusan.
Kesimpulannya, degassing, baik pada tangki continually replenished maupun turbulated, seringkali diperlukan untuk menjaga kualitas cairan dan mencegah masalah yang disebabkan oleh gas terlarut. Keputusan untuk melakukan degassing harus didasarkan pada pertimbangan yang cermat terhadap berbagai faktor, termasuk jenis cairan, aplikasi, dan biaya. Pemilihan metode degassing yang tepat juga krusial untuk mencapai hasil yang optimal.


